Showing posts with label HOME KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label HOME KESEHATAN. Show all posts

Wednesday, 14 February 2018

Selamatkan Anak-Anak Suku Asmat Dari Gizi Buruk

Selamatkan Anak-Anak Suku Asmat Dari Gizi Buruk
ASMAT – Kecepatan distribusi, hal itu yang menjadi pertimbangan utama pemulihan Asmat pasca-Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak. Kolaborasi kemanusiaan diperlukan untuk mempercepat distribusi.
Apalagi ini bukan bicara satu – dua macam jumlah bantuan. Sabtu (10/2) dan Ahad (11/2) kemarin, dari Dermaga Pelabuhan Agats, dibongkar muat 100 ton bantuan beras, setara 4.000 karung. Sehari sebelumnya, Jumat (9/2) bantuan beras tiba setelah perjalanan dua hari dua malam dari Merauke. Seluruh bantuan beras dikapalkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang merupakan amanah dari masyarakat Indonesia.
100 Ton Bantuan Beras Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Asmat

Kurang dari 5 bulan, 63 anak dan balita suku Asmat meninggal akibat wabah campak dan krisis gizi buruk yang melanda tanah Papua.
100 ton bantuan beras
Demi mempercepat urusan distribusi, Senin (12/2) pagi, proses serah terima bantuan beras digelar di dalam gudang dekat dengan Pelabuhan Agats.
Sejak pagi sekali, selepas apel hari Senin, Pemerintah Kabupaten diwakili oleh seluruh Kepala Dinas termasuk Kepala Dinas Sosial dan Wakil Bupati Asmat singgah sejenak di depan gudang. Jajaran dinas dipimpin Wakil Bupati Asmat melihat langsung seperti apa bantuan beras yang dikirimkan dari Merauke.
“Seluruh bantuan beras dari ACT dititipkan sementara di gudang Bulog Kabupaten Asmat. Kami sudah menyusun tim khusus untuk distribusikan seluruh bantuan, termasuk ribuan karung beras dari ACT ini,” ujar Amir Makhmud, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asmat.
 
Prosesi serah terima berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan. Secara simbolis, Thomas E. Safanpo selaku Wakil Bupati menerima bantuan beras dari ACT yang diwakilkan oleh Syuhelmaidi Syukur, Senior Vice President ACT.
Serah terima beras juga dilakukan simbolis dari Ibnu Khajar, selaku Vice President ACT kepada Amir Makhmud, Kadinsos Kabupaten Asmat
 “Kami melihat ada kehangatan yang dibawa oleh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Asmat. Mereka sangat membuka pintunya untuk lembaga kemanusiaan seperti ACT. Berkolaborasi di ranah kemanusiaan, untuk memulihkan Asmat di seluruh distrik-distriknya,” ungkap Syuhel.
Syuhel menambahkan, distribusi bantuan beras sudah diserahkan sepenuhnya kepada Pemda Asmat. “Pemda Asmat menyatakan siap melakukan distribusi sampai ke distrik-distrik paling membutuhkan. Dan bahkan secara khusus disampaikan, bantuan ini akan terdokumentasi dan tercatat dengan baik. Laporan akan dikirimkan oleh dinas-dinas terkait di Asmat,” ujarnya.
 Wakil Bupati Thomas pun menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendistribusikan bantuan beras. “Pihak yang berkontribusi langsung untuk Asmat inilah yang saya kira adalah teman-teman terbaik yang bisa membantu kami menghadapi tantangan-tantangan di Asmat,” kata Thomas.
Kondisi geografis Asmat memang menjadi tantangan yang pelik untuk menembus titik-titik rawan gizi buruk, wabah campak, hingga malaria. Sungai meliuk-liuk menembus hutan. Perjalanan antar distrik terkadang harus ditempuh dengan rentang waktu 3-8 jam.
“Kondisi Asmat ini rumit. Akses transportasi terbatas. Jarak antara satu distrik dengan distrik lain kondisinya sangat berjauhan. Itu butuh moda transportasi yang mumpuni, apalagi untuk membawa ribuan karung beras amanah masyarakat Indonesia ini,” kata Syuhel.
 
Tentang teknis distribusi seluruh bantuan, Amir memaparkan, sepekan ke depan seluruh dinas terkait bakal bergerak bersamaan. “Instruksi Bupati sudah jelas. Setiap distrik di fase pemulihan ini akan ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjangkau seluruh kampung. Total ada 224 kampung di 23 distrik di Asmat,” tutur Amir.
Untuk target distribusi beras, Amir mengatakan bakal tetap memprioritaskan keluarga dengan anak-anak terdampak gizi buruk dan campak.
“Kami pegang data-data keluarga mana saja yang terkena gizi buruk dan campak di seluruh kampung di Asmat. Kami juga akan bagikan beras-beras ini untuk keluarga miskin. Pekan depan Insya Allah kita gerakkan serentak,” pungkas Amir.
Kurang dari 5 bulan, 63 anak dan balita suku Asmat meninggal akibat wabah campak dan krisis gizi buruk yang melanda tanah Papua. “Hingga Januari, hampir 400 anak menjalani perawatan medis di RSUD Asmat. 175 anak mendapat penanganan khusus akibat kondisi yang sangat mengkhawatirkan.”-Ade Fadz, Relawan ACT.
Jumlah ini diperkirakan terus bertambah mengingat wabah terjadi di 224 kampung, kabupaten Asmat dan belum semua daerah terjangkau oleh tim medis RSUD Asmat.
Tersebarnya pemukiman warga serta kondisi geografis berupa rawa menjadi kendala. Akses menuju pemukiman warga hanya bisa ditempuh menggunakan perahu selama 2-3 jam perjalanan.
Wabah campak disertai gizi buruk telah terjadi sejak September lalu dan mayoritas penderitanya adalah balita dan anak-anak di Kabupaten Asmat.
Kemiskinan yang terjadi menyebabkan anak-anak kekurangan gizi. Tak bisa dibayangkan ratusan bahkan ribuan anak tumbuh tanpa asupan gizi yang cukup.
Belum lagi lingkungan tempat tinggal mereka yang kotor dan gaya hidup yang kurang bersih. Menjadi pemicu utama penyebaran wabah campak.
Pemerintah setempat sudah membuat tim medis untuk menyelamatkan nyawa anak-anak di Papua. Bantuan berupa pengobatan dan imunisasi serta pemberian vitamin A untuk mencegah penyebaran campak.
Namun, belum semua wilayah terjangkau mengingat medan menuju lokasi sangatlah sulit dan memakan waktu yang cukup lama.
Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) berinisiatif menggalang dana untuk mengirimkan bantuan gizi untuk balita dan anak-anak penderita campak di Papua.
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memberi bantuan pangan sarat gizi dan kesehatan untuk memulihkan kondisi penderita campak dan gizi buruk, yang sebagian besar dari mereka adalah anak-anak.
Mari bantu selamatkan adik-adik kita di Papua dari ancaman krisis gizi buruk dan wabah campak yag sewaktu-waktu dapat merenggut nyawa mereka.

CARA BERDONASI
1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Transfer via rek Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI & Credit card
3. Dapatkan laporan via email

Sunday, 7 January 2018

Manfaat Khasiat Buah Merah Papua

MANFAAT KHASIAT BUAH MERAH PAPUA

Manfaat Khasiat Buah Merah Papua Sejak Dulu mempunyai rahasia sejuta manfaatnya. Dengan berlangsungnya waktu tentunya diperoleh dari beberapa sumber riset laboratorium bahkan langsung dari sumber individu yang menikmati Manfaat Buah Merah Papua tersebut. Kandungan dari Buah Merah Papua memang mempunyai banyak Manfaat menyembuhkan berbagai penyakit. Menurut dr. Dewata D. SpPD, Ahli Penyakit Dalam Mengatakan “Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat pulih daripada hanya menggunakan obat kimia”.
Sekarang SOLUSI KESEHATAN tidak selalu mengandalkan pengobatan Konvensional (Medis), Buah Merah Papua & Sarang Semut Papua yang kaya dengan Antioksidan & Mineral lainnya sebagai Herbal Pendamping agar Hasil Pengobatan Bisa Lebih Cepat & Lebih Baik, Secara empiris sudah terbukti khasiatnya dan banyak pasien yang mengalami kesembuhan dengan lebih cepat.

 Pengolahan Buah Merah Papua beberapa sudah ada yang secara profesional dengan menggunakan mesin walaupun masih tetap ada yang secara tradisional untuk mendapatkan Sari Minyak Buah Merah Papua ini. Masyarakat Papua juga mengakui Manfaat Khasiat Buah Merah Papua ini sangat banyak bagi mereka terlebih bila di konsumsi setiap hari karena bagi mereka Buah Merah Papua merupakan Sayuran mingguan.
Ada begitu banyak penjelasan yang dipaparkan mengenai Manfaat Khasiat Buah Merah Papua, tetapi kami ingin merangkumnya secara umum Manfaat buah Merah papua dapat:
– Meningkatkatkan Stamina,
– Menjaga daya tahan tubuh,
– Pengobatan / Terapi bagi penderita AIDS atau HIV,
– Pengobatan penyakit maupun pencegahan Kanker, Tumor, Jantung, Stroke, Rematik,
– Pengobatan terhadap Gangguan Paru – Paru, Asam Urat,
– Asma, Hipertensi
– TBC, Hernia, Osteoporosis
– Wasir (Ambeien), Diabetes,
– Membantu penyembuhan gangguan mata dan kulit,
– Memperlancar Siklus Haid,
– Memperlancar peredaran darah,
– Meningkatkan Keharmonisan Hubungan,
– Meningkatkan Kecerdasan Pada anak maupun dewasa.
Manfaat Khasiat Buah Merah Papua memang sangat banyak dan sangat baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Kandungan Omega yang sangat tinggi membuat Manfaat Buah Merah ini sangat bagus dan bila dikonsumsi setiap hari secara teratur sangat bagus untuk tubuh individu yang mengkonsumsinya.
Manfaat Khasiat Buah Merah Papua terpercaya Sejak Dulu dapat menyembuhkan berbagaikan penyakit walaupun proses setiap individu berbeda-beda dikarenakan kondisi tubuh yang berbeda pula, Tetapi Buah Merah Papua ASLI TIDAK mempunyai Efek OVERDOSIS.
Kami Menjual Buah Merah Papua Sejak Tahun 1982 dimulai dari masyarakat-masyarakat setempat hingga sekarang ke manca negara.
 
Buah merah mengobati HIV

Manfaat Buah Merah Papua terkenal baik untuk penderita AIDS atau HIV dikarenakan kandungan Tokoferol dari Buah Merah Papua Papua yang sangat tinggi yang membuat antioksidan dan kekebalan dalam tubuh meningkat sehingga bisa menahan berkembangkan virus yang menyebabkan kekebalan tubuh menurun.
Manfaat Khasiat Buah Merah Papua bagi Kanker dan Tumor karena kandungan Tokoferol pada buah merah yang sangat tinggi dari 11.000 – 12.000 ppm dan betakaroten 7.000 ppm, kedua senyawa ini menjadi antioksidan pencegahan sel kanker, stroke dan melancarkan peredaran darah pada tubuh sehingga sirkulasi darah meningkat dan tekanan darah kembali normal.
Manfaat Khasiat Buah Merah Papua bagi penderita Asam Urat, Asam urat terjadi akibat tidak normal dari fungsi lever, sehingga menghasilkan asam urat yang berlebihan akhirnya menyebabkan persendian sakit. Tokoferol dalam buah merah membantu mengencerkan darah dan memulihkan kinerja Hati sehingga bisa normal kembali.
Manfaat Khasiat Buah Merah Papua bagi penderita Diabetes Mellitus (DM), DM terjadi akibat kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang normal, sehingga kandungan gula dalam darah meningkat. Kandungan tokoferol dari manfaat buah merah papua akan membantu kerja pangkreas kembali normal.
Manfaat Khasiat Buah Merah Papua bagi penderita Osteoporosis, Keropos tulang diakibatkan umur, Buah merah dapat membantu memberikan asupan Kalsium pada tubuh. Sedangkan Pada Gangguan Mata manfaat Buah merah membantu memberikan vitamin A dan Beta Karoten pada buah merah yang merupakan senyawa diperlukan tubuh diolah menjadi vitamin A.
 manfaat khasiat buah merah papua asli
manfaat khasiat buah merah papua asli
Kandungan Vitamin E (Tokoferol) juga membantu meningkatkan stamina dan kesuburan pada Pria dan Wanita yang membuat juga vitalitas fisik kita semakin membaik.
Seperti pada rangkuman diatas mengenai Manfaat Buah Merah Papua masih banyak penjelasan-penjelasan maupun testimonial dari mereka yang langsung menerima manfaat buah merah papua yang bisa didapatkan selain daripada yang sudah disebutkan.
Bila ada kata-kata yang kurang jelas ataupun tidak berkenan kami mohon maaf, Terimakasih, Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Hubungi kami Agen Buah Merah Asli Papua, menjual buah merah papua jaminan uang anda kembali. Dapatkan Manfaat Khasiat buah merah papua dengan menggunakan buah merah papua murni asli tanpa campuran dan kualitas buah yang segar bukan menggunakan buah yang busuk.

**Catatan: Kenapa belanja dengan kami ?!

#KLIK CEK BUKTI TRANSAKSI DAN PENGIRIMAN

HARGA TERJANGKAU dan Produk Kami Selalu Fresh Baru Dari Buah Asli Pilihan Sehingga Mutu & Kualitas selalu Terjamin!.


Pesan Buah Merah Via WhatsApp
 Pin BBM D77a377e
Format Pesanan : Jumlah Pesanan — Nama Penerima —Alamat Lengkap — Kode Pos — No Hp
Contoh : 12 Btl Buah Merah 100ml – Muhamad – Jl. Jend. Sudirman Bekasi 12287- 0821533553.
Kirim Sms/Wa Ke : 087-771-771-408
Setelah Anda Melakukan Sms / Wa Kami Segera Memberikan Informasi Total Tagihan.

#Klik Baca Selengkapnya Cara Beli Buah Merah


PBB: Perubahan Iklim Turut Sebarkan Penyakit Mematikan

PBB: Perubahan Iklim Turut Sebarkan Penyakit Mematikan

Model berpose di salah satu booth dalam pameran indonesia climate change di jakarta convention center, jakarta, kamis (14/4). antara foto/sigid kurniawan.

Perubahan iklim turut sebarkan aflotoxin, salah satu bahan kimia penyebab kanker
UNEP menyatakan, pembangunan berbasiskan pertumbuhan ekonomi mulai membunuh banyak orang
UNEP memperingatkan bahwa perubahan iklim turut memicu masifnya penyebaran penyakit mematikan ke seluruh penjuru dunia. Fenomena ini telah menyebabkan kematian jutaan orang di berbagai belahan dunia. Perubahan iklim, yang dipicu oleh pembangunan berbasis pertumbuhan ekonomi, membutuhkan strategi yang tepat untuk membendungnya.
Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) mengemukakan hasil penelitiannya bahwa perubahan iklim telah meningkatkan penyebaran sianida pada bahan makanan sehingga menyebabkan kematian jutaan manusia di seluruh dunia. Salah satu jenis sianida yang tersebar akibat perubahan iklim adalah aflotoxin.

"Ada masalah racun bagi kesehatan manusia yang disebabkan oleh aflotoxin yang mempengaruhi makanan manusia. Jagung menanggapi kemarau dan banjir kadangkala akibat kandungan yang lembab di tempat penyimpanan. Ini menyebabkan aflotoxin. Masalahnya ialah apa yang kita kerjakan untuk menghadapi aspek perubahan iklim ini," kata Jacqueline McGlade, Kepala Ilmuwan UNEP, di Nairobi, Kenya, pada Senin, (23/05/2016).

Aflotoxin adalah bahan kimia beracun yang menyebabkan kanker dan diproduksi oleh bahan tertentu (Aspergillus flavus and Aspergillus parasiticus) yang tumbuh di tanah, gandum, jerami, dan sayuran busuk.

Laporan terbaru UNEP yang disampaikan di depan Sidang Umum Lingkungan Hidup PBB (UNEA) di Nairobi menyatakan, sedikitnya 12,6 juta jiwa meninggal pada 2012 akibat lingkungan hidup yang tidak sehat, demikian laporan Xinhua —yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, (24/05/2016). Korban paling banyak, menurut laporan tersebut, berasal dari kelompok usia anak-anak dan orang tua.

Braulio Diaz, Sekretaris Pelaksana Konvensi mengenai Keragaman Hayati (CBD) mengatakan, efek perubahan iklim telah meningkatkan resiko penyebaran penyakit yang disebabkan oleh patogen dan parasit di seluruh dunia.

"Pertanian akan terpengaruh di seluruh dunia. Kita juga kehilangan dasar genetika produksi makanan kita, yang akan membuat jadi tidak mungkin buat kita untuk menanggapi kerawanan pangan. Ini ditambah parah oleh kemerosotan ekosistem dan ekosistem kesehatan —yang penting buat kami," kata Diaz.

Dalam pertemuan UNEP di Nairobi, tempat 130 menteri lingkungan hidup menjadi bagian dari 2.500 peserta yang hadir untuk membahas aturan-aturan untuk meminimalisasi resiko lingkungan hidup, Direktur Pelaksana UNEP Achim Steiner mengatakan, terdapat kebutuhan mendesak guna menangani perubahan iklim secara efektif.

"Penekanan kami pada pertumbuhan ekonomi kami dengan nama pembangunan mulai membunuh banyak orang. Jika anda mengetahui sesuatu membunuh seseorang dan anda terus melakukannya, maka itu adalah perbuatan sengaja," kata Steiner.

Pertemuan UNEP tersebut, yang menekankan pada cara menangani perubahan iklim secara efektif, telah memunculkan keprihatinan mengenai resiko penyebaran penyakit secara global dengan kecepatan yang jauh meningkat.

Pertemuan UNEP membahas tanggapan bagi perubahan iklim dan berbagai faktor yang mengakibatkan kematian pradini di tengah laporan baru yang mengaitkan 8,2 juta kematian di seluruh dunia dengan penyakit yang tidak menular. (ANT) 

Sumber : tirto.id



Minum Teh dan Kopi bisa Memicu Anemia

Minum Teh dan Kopi bisa Memicu Anemia Ilustrasi anemia. Getty Images/iStockphoto

Perempuan lebih cenderung berisiko terkena anemia ketimbang laki-laki, karena mengalami menstruas
Beri jeda setidaknya dua jam setelah makan jika mau minum teh.
Anemia merupakan salah satu penyakit yang cenderung dialami perempuan, tapi kerap disepelekan. Padahal, jika dibiarkan, anemia akan berlanjut dari masa remaja, hamil, dan menurun pada bayi. Sayangnya, Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai solusi jangka pendek mengatasi anemia jarang disukai para remaja putri dan ibu hamil karena memiliki efek samping sementara.

WHO menyebut anemia sebagai keadaan kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal. Dapat juga diartikan sebagai kondisi saat jumlah sel darah merah atau kapasitas pembawa oksigen tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologi tubuh. 

Perempuan dewasa tidak hamil dapat dikatakan anemia apabila konsentrasi Hb dalam tubuhnya <12 adalah="" anemia="" antara="" banyak="" darah.="" dengan="" diketahui="" dl.="" dl="" g="" hamil="" ibu="" ini="" masyarakat="" menyamakan="" mereka="" pada="" persepsi="" sehingga="" sementara="" seringkali="" span="" tak="" tekanan="" tensi="">

“Sering para ibu hamil anemia mengelak dengan mengatakan tensi mereka normal. Padahal itu dua hal yang berbeda,” kata Prof. dr. Endang Laksminingsih, MPH., Dr.PH, ahli gizi sekaligus Kordinator Positive Deviance Resource Center (PDRC). Lembaga di bawah naungan Universitas Indonesia ini fokus menggali masalah nutrisi dan kesehatan. Hemoglobin terbentuk dari gabungan protein dan zat besi (Fe) yang ada di dalam sel darah merah. Kekurangan salah satu dari Fe, protein, asam folat, dan vitamin B12, vitamin A menyebabkan kadar hemoglobin juga berkurang. Kondisi inilah yang dinamakan anemia. Sementara itu, tekanan darah merujuk pada tekanan yang dihasilkan pompa jantung untuk menggerakkan darah ke seluruh tubuh. 

Dalam satu molekul Hb terdapat empat Fe yang masing-masing mengikat satu oksigen. Oksigen dalam Hb itu kemudian diedarkan ke seluruh tubuh untuk mengaktifkan fungsi otot dan otak. Jika seseorang terkena anemia, ia tak hanya bisa mengalami lemas dan lesu, tapi juga penurunan potensi kecerdasan.

Prevalensi anemia berdasar Riskesdas 2013 menyerang 28,1 persen balita Indonesia, 27,7 persen pada anak usia sekolah. Sementara itu, kemunculannya pada remaja putri lebih dari 15 tahun mencapai 22,7 persen. Jumlah ini bertambah banyak pada ibu hamil sebanyak 37,1 persen.

Endang melanjutkan, semestinya jumlah Hb mulai ditata sejak perempuan mencapai masa remaja, atau setelah mengalami menstruasi. Tujuannya, agar Hb saat mencapai masa kehamilan tetap cukup. Masa kritis pembentukan organ tubuh janin berada di 8 minggu pertama kehamilan. Sayangnya, di masa itu banyak ibu belum menyadari kehamilannya, sehingga mereka banyak menderita anemia. Mereka tak menyadari bahwa di masa itulah gizi dalam tubuhnya diambil janin untuk berkembang. 

Jika ibu kekurangan Hb, janin akan menyesuaikan dan berkembang tanpa Hb cukup. Kelak, mereka juga akan menderita anemia seperti ibunya. Masalahnya, kekurangan zat gizi di awal kehamilan takremaja]  bisa diperbaiki di bulan berikutnya. Perempuan harus mempersiapkan sebelum hamil.

“Perempuan remaja yang tidak anemia sewaktu hamil berisiko anemia karena kebutuhan meningkat tajam. Apalagi yang [sejak anemia,” katanya.

Itulah alasan di balik prevalensi penderita anemia yang meningkat dari perempuan remaja ke ibu hamil. Selain anemia yang menurun pada anak, anemia pada ibu hamil juga bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat rendah, prematur, dan pendarahan. Kebiasaan Buruk Penyebab Anemia
Pernahkah Anda sengaja meminum teh hijau setelah makan dengan maksud meluruhkan lemak tubuh? Atau Anda memang punya kebiasaan minum teh, kopi, atau susu setelah makan?

Ternyata, dua hal tersebut bukan merupakan kebiasaan baik. Meminum teh, kopi, dan susu setelah makan justru membuat tubuh kehilangan Fe yang berujung pada anemia. Tanin dan phitat yang ada pada teh dan kopi serta kalsium dan fosfor dalam susu dapat mengikat zat besi sehingga sulit diserap. 

Untuk itu, penting memberi jarak waktu setidaknya dua jam setelah makan jika ingin meminum teh, kopi, atau susu. Anemia paling banyak diakibatkan oleh kekurangan zat besi sebanyak 60-70 persen. Ia juga bias disebabkan kekurangan protein, asam folat, dan vitamin B12, vitamin A.

Sayangnya, tanpa tes darah, anemia sulit dideteksi karena memiliki gejala serupa defisiensi zat gizi lain. Gejalanya: kulit pucat, mata kekuningan, otot lemas, pusing, pingsan, lelah, serangan jantung, dan limpa membesar. 
Minum Teh dan Kopi bisa Memicu Anemia
Untuk menghindari anemia, dalam jangka pendek, para remaja putri dan ibu hamil mesti memakan makanan kaya zat besi sejak mereka mulai menstruasi. Atau, mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD). 

“Saat menstruasi, sel darah merahnya keluar, otomatis segala zat yang ada di sana termasuk Fe, protein, dan lain-lain, juga ikut keluar,” papar Endang.

Selain menstruasi, beberapa penyebab anemia lain adalah infeksi. Misalnya cacingan, malaria, TBC, HIV/AIDS. Atau penyakit hemolitik seperti thalasemia. Konsumsi TTD pada remaja dapat diberikan dengan jangka seminggu sekali, sementara pada ibu hamil akan diberikan 90 TTD selama kehamilan. 

Konsumsi TTD tak membahayakan, karena tubuh dapat mengatur penyerapan besi. Jika jumlah zat besi mencukupi, kelebihannya akan dibuang melalui feses. Yang menjadi masalah, tak banyak perempuan mau mengkonsumsinya, karena TTD menyebabkan mual, muntah, perut perih, sembelit, feses berwarna hitam, dan konstipasi. 
Sumber : tirto.id